Pendidikan Sains Berkelanjutan: Analisis Literatur Terhadap Metode Pembelajaran Inquiry-Based Learning (IBL) pada Praktikum Green Chemistry untuk Mengetahui Keterampilan Proses Sains Siswa
Abstract
Pendidikan sains terutama dalam bidang kimia, menghadapi tantangan signifikan dalam memastikan pemahaman konseptual siswa serta kemampuan mereka menerapkan pengetahuan secara praktis. Kesulitan ini diperburuk oleh kurangnya metode pembelajaran yang dapat menarik minat siswa dan memungkinkan mereka untuk aktif dalam proses pembelajaran. Oleh sebab itu, dalam pembelajaran kimia perlu dikembangkan keterampilan proses sains siswa guna memperoleh pengetahuan, pengembangan keterampilan, dan sikap. Metode Inquiry-Based Learning (IBL) hadir sebagai pendekatan pedagogis yang dinilai mampu menjawab semua tantangan yang ada. Penelitian ini berbasis literatur review untuk mengevaluasi penelitian yang membahas tentang implementasi metode pembelajaran Inquiry-Based Learning (IBL) dalam konteks praktikum Green Chemistry serta bagaimana pengaruhnya terhadap keterampilan proses sains siswa. Penelitian ini dilakukan terhadap 10 artikel. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan 10 artikel yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa integrasi pendekatan Inquiry-Based Learning (IBL) dalam pelaksanaan praktikum Green Chemistry memiliki potensi besar dalam mendorong terwujudnya pendidikan sains yang berkelanjutan.Copyright toward articles published by Entalpi Pendidikan Kimia is hold by Entalpi Pendidikan Kimia. In the other side, Entalpi Pendidikan Kimia also applied CC Attribution 4.0 which means you could 1) share — copy and redistribute the material in any medium or format; and 2) adapt — remix, transform, and build upon the material; for any purpose, even commercially. As long as you give us attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use. Entalpi Pendidikan Kimia also applied Open Access toward each published articles, so the published content will be available freely for public.


