STRATEGI DAN PERENCANAAN GURU DALAM MENGAJARKAN MATERI SENYAWA ORGANIK DAN MAKROMOLEKUL DI KELAS XII SMA DI INDONESIA
Abstract
Pembelajaran kimia di SMA, khususnya pada topik senyawa organik dan makromolekul, sering kali menantang karena sifat materi yang kompleks dan abstrak. Penelitian ini menganalisis strategi dan perencanaan yang digunakan oleh guru kimia kelas XII melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dari wawancara dengan lima guru kimia di berbagai SMA di Indonesia. Hasil menunjukkan penggunaan berbagai strategi pembelajaran, seperti ceramah, Discovery Learning, Problem Based Learning, Project Based Learning, Inquiry Learning, serta pemanfaatan teknologi digital. Tantangan utama mencakup rendahnya minat siswa, keterbatasan waktu, dan kesulitan memahami konsep. Untuk mengatasi hal tersebut, guru menerapkan pendekatan personal, kolaborasi lintas mata pelajaran, dan media interaktif seperti smartbook, molymod, dan aplikasi digital. Secara umum, strategi ini dinilai cukup efektif karena berdampak positif pada hasil belajar siswa. Penelitian merekomendasikan penguatan strategi berbasis teknologi dan kontekstual serta pelatihan guru dalam menghadapi tantangan abad ke-21.Copyright toward articles published by Entalpi Pendidikan Kimia is hold by Entalpi Pendidikan Kimia. In the other side, Entalpi Pendidikan Kimia also applied CC Attribution 4.0 which means you could 1) share — copy and redistribute the material in any medium or format; and 2) adapt — remix, transform, and build upon the material; for any purpose, even commercially. As long as you give us attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use. Entalpi Pendidikan Kimia also applied Open Access toward each published articles, so the published content will be available freely for public.


